OJK Temukan 120 Fintech Ilegal pada Januari 2020

Pada Januari 2020, Satgas Waspada Investasi menemukan 120 perusahaan finansial berbasis teknologi (fintech) peer to peer lending (pinjaman online) ilegal yang dilakukan melalui website, aplikasi ataupun sms. Semua fintech itu tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ketua Satgas Waspada Investasi, penawaran yang dilakukan oleh fintech peer to peer lending ilegal yang tidak terdaftar di OJK berpotensi merugikan masyarakat karena masyarakat bisa jadi korban ancaman dan intimidasi jika menunggak pinjaman. Sehingga masyarakat perlu waspada dan memanfaatkan fintech yang sudah terdaftar di OJK.

Secara total, Satgas Waspada Investasi telah menghentikan 1.494 fintech peer to peer ilegal pada 2019. Sementara yang sudah ditangani mencapai 2.018 entitas sejak 2018 hingga Januari 2020. Selain itu, Satgas juga menghentikan 28 entitas usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang. Bahkan, kehadiran entitas ini juga berpotensi merugikan masyarakat.

Adapun kegiatan ilegal yang dilakukan oleh 28 entitas tersebut adalah 13 entitas di antaranya melakukan Perdagangan Forex tanpa izin, tiga entitas memberikan penawaran pelunasan hutang, dua entitas Investasi money game, dua entitas Equity Crowdfunding ilegal, dua entitas multi level marketing tanpa izin, satu entitas investasi sapi perah, satu entitas investasi properti, satu entitas pegadaian tanpa izin, satu entitas platform iklan digital, satu entitas investasi cryptocurrency tanpa izin dan satu entitas koperasi tanpa izin.

Maraknya kehadiran fintech ilegal, masyarakat dapat melaporkan dugaan operasional fintech ilegal ke Satgas. Warung Waspada Investasi pun dibuka di The Gade Coffe & Gold, Jakarta Pusat setiap pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Masyarakat juga bisa melapor melalui saluran komunikasi seperti Kontak OJK 157, email [email protected] atau [email protected]

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200131123620-78-470464/ojk-temukan-120-fintech-ilegal-pada-januari-2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *