BEKUP (BEKRAF for Pre-Startup) !

BEKUP (BEKRAF for Pre-Startup) !

BEKUP (BEKRAF for Pre-Startup)
Hadir Kembali.

Kunjungi website bekup.web.id sebelum 29 Juli 2017. Kemudian isi formnya dan segera daftarkan dirimu dan tim stratupmu sebelum terlambat.

Setelah berhasil diselenggarakan pada Juli dan Oktober 2016, BEKUP (BEKRAF for Pre-Startup) akan kembali diselenggarakan tahun ini. BEKUP (BEKRAF for Pre-Startup) 2017 merupakan program untuk memfasilitasi calon pelaku usaha pemula (strartup), khususnya startup digital, agar bisa meminimalisir kegagalan dalam membangun startup. Bekup 2017 menjalankan berbagai program yang terstruktur dengan menggandeng MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif Indonesia) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

BEKUP adalah ekosistem yang dikembangkan oleh Badan Ekonomi Kreatif RI untuk mendukung pertumbuhan startup digital di Indonesia. BEKUP mendukung startup digital dalam bentuk pendampingan proses kreatif dan inovasi produk yang dilakukan startup, serta peningkatan kapasitas calon pendiri Startup. Selain itu BEKUP membantu menghubungkan startup dengan mentor, inkubator, akselerator dan investor yang dapat membantu perjalanannya.

BEKUP 2017 menyediakan 3 pilihan jalur yang dapat dipilih :

DILO jogja
1. BEKUP BASIC
Ditujukan untuk calon pendiri startup yang membutuhkan peningkatan penguasaan pengetahuan dan keterampilan. BEKUP Basic diselenggarakan dalam bentuk pelatihan di bidang Teknis Pemrograman dan Desain, dengan didampingi para Mentor yang telah terkualifikasi.
2. BEKUP START
Ditujukan untuk tim startup (terdiri dari co-founder bisnis, teknis dan kreatif) yang telah memiliki pengetahuan / keterampilan yang cukup serta telah memiliki ide produk. BEKUP Start diselenggarakan dalam bentuk Program Pra-Akselerasi yang akan memberikan pendampingan proses inovasi kepada Startup sehingga resikonya dapat diminimalisir. Pendampingan tersebut dilakukan oleh Mentor di bidang Bisnis, Teknis dan Desain yang telah terkualifikasi, dan menerapkan metodologi yang telah teruji di tingkat global.
3.BEKUP JOURNEY
Ditujukan untuk Startup yang telah meluncurkan produknya ke pasar dan produk tersebut telah terbukti disukai oleh pasar. Melalui BEKUP Journey, startup akan mendapatkan pendampingan lanjutan dan link-and-match dengan calon mitra strategis.

Dapatkan informasi tentang BEKUP 2017 dengan mengikuti akun media sosial :
Website : www.bekup.web.id
Facebook: @id.bekup
Twitter: @id_bekup
Instagram: @id_bekup

Untuk Wilayah Jogja Kegiatan BEKUP (BEKRAF for Pre-Startup) dapat bergabung di grup
https://t.me/DILoJogja dan https://t.me/BEKUP2017YK
Untuk pertanyaan lebih lanjut silahkan follow twitter : @dilo_jogja atau hubungi 087839981770 (Anggoro) WA.
#startupdigital #startupdigitalindonesia #prestartup#BEKUP#BEKUP2017

Startup World Cup Roadshow Jogja 2018 by Fenox VC

Startup World Cup Roadshow Jogja 2018 by Fenox VC

Startup World Cup 2018 Roadshow - Jogja Poster

Startup World Cup 2017 has been a very tremendous journey both for us and participating startups to prove their presence in global startup ecosystem. Last year, we traveled to six cities in Indonesia in searching for the most promising local startups. Six selected startups were given chance to present their company in front of the judges during Startup World Cup Indonesia Wildcard Round Finale. At the end, Paprika from Medan, Ojessy from Surabaya and Azzam Trade from Bandung were granted a gold ticket to Silicon Valley.

Startup World Cup is back with its mission to empower local startups. This year, we’re going to eight cities to cover Indonesian region from west to east. And we’re proud to announce that we are coming back to Jogja this year! Make sure you reserve your seat to gain a knowledge in startup ecosystem from a global VC as well as witnessing the battle for a gold ticket to Silicon Valley.

Please mark your calendar and I’ll see you on August 1, 2017 (6:00 PM – 8:00 PM WIB) at Jogja Digital Valley!

 

Halal Bihalal JDV-06 Juli 2017

Halal Bihalal JDV-06 Juli 2017

Hari ini, 06 Juli 2017, merupakan hari ke-4 Jogja Digital Valley kembali beroperasi aktif setelah liburan panjang Idul Fitri 1438H. Masih dalam suasana yang fitri, kami segenap manajemen JDV mengadakan kegiatan Halal Bi Halal dengan seluruh member JDV maupun alumni program Indigo Crative Nation Yogyakarta. Momentum saling memaafkan kesalahan dan kekhilafan ini dipandu oleh Bapak Samuel Henry selaku General Manager JDV. Tak hanya sampai disitu, kami juga turut menunjuk beberapa perwakilan member untuk memberikan testimoninya untuk semakin mempererat tali silaturahmi. Acarapun dilanjutkan dengan sesi ngobrol bersama serta sambil menikmati hidangan makan siang di meeting room Jogja Digital Valley.

Berikut dokumentasinya:

 18e69f82-45e1-497b-a05c-80eaa8b82608

94888c35-f52d-4cf4-af60-4d4d5aaf9276

BIZTALK #11: Online Payment Business

BIZTALK #11: Online Payment Business

photo6118612274353645507

Kamis (4 Mei 2017) lalu, Midtrans group mengadakan BIZTALK dengan tema Online Payment Business. Perkembangan ecommerce yang begitu cepat, menuntut para pelaku bisnis harus bisa selalu siap dalam melayani pelanggan. Terutama untuk permasalahan pembayaran, dimana pada umumnya pelanggan selalu sensitif dengan masalah bayar membayar. Sekalinya proses pembayaran rumit, start-up atau perusahaan akan ditinggal oleh pelanggan. Disini, Midtrans memfasilitasi hal tersebut.

Diera Yosefina Hartono, selaku VP Community Management Midtrans, menerangkan bahwa perkembangan bisnis digital saat ini semakin dinamis. “Kita nggak bisa cuma jualan sekedar jualan aja, namun juga bisa membangun pelanggan melalui komunitas”. Di Midtrans sendiri, salah satu cara untuk lebih dekat dengan pelanggan, salah satunya juga dengan komunitas.

Selain Midtrans Payment Gateway, perusahaan fintech ini juga memiliki lini bisnis lainnya yaitu Prismapp.io. Prism APP sendiri adalah start-up yang memfasilitasi para pelaku bisnis digital untuk mempermudah pengelolaan layanan melalui chat. Fauzan Emmerlich, VP Engineering Prism App, mengemukakan bahwa sekarang banyak sekali sosial media yang dimanfaatkan untuk ecommerce dalam bertransaksi, misalnya Facebook, LINE, Whatsapp, dan kendala terbesarnya adalah mengelola chat yang masuk tersebut. Melalui Prism APP, pebisnis dapat mengelolanya menjadi satu, dan memungkinkan memonitor CS yang menanganinya dengan mudah.

BIZTALK ini dihadiri oleh 60 orang pelaku bisnis dan tech enthusiast. Acara ini juga merupakan pre-event di Jogja Geek Fair 2017.

Tabel Gamifikasi dan Poin JDV

Tabel Gamifikasi dan Poin JDV

Untuk memudahkan perhitungan poin, tabel dibawah ini memuat daftar item dan poin dari Gamifikasi di JDV. Sesuai dengan perkembangan waktu akan ditambahkan menurut kebutuhan. Setiap mengikuti atau melakukan aktivitas terkait jangan lupa mencatatkan dan melaporkannya di bagian front office. Anda bisa mencatat langsung di kartu aktivitas & gamifikasi JDV yang disediakan untuk member.

Gamifikasi JDV

Gamifikasi JDV

Gamifikasi JDV

Sejak 06 April 2017, JDV mencoba menerapkan gamifikasi di JDV. Adapun gamifikasi adalah implementasi desain dan gameplay game di bidang non-game. Dalam hal ini, tim manajemen JDV menerapkan gamifikasi di berbagai aktivitas dan kegiatan rutin JDV. Apa manfaat dan bagaimana caranya? Baca detailnya disini…

Apa Manfaatnya?

Selama ini tidak ada partisipasi langsung dari member kepada kegiatan dan komunitas di JDV. Melihat hal ini, gamifikasi diterapkan agar member berinteraksi lebih intens dan secara keseluruhan komunitas mendapatkan manfaat dan efek positifnya.

Beberapa startup dan individu di JDV selama ini aktif dan berniat memberikan sumbangsih dengan berbagai cara antara lain: membuat event, menjadi pembicara, narasumber pertemuan, menjadi partisipan di berbagai acara, aktif mengisi kuisioner, mengirimkan konten/dokumentasi, dll. Untuk partisipasi ini tim manajemen berniat memberikan layanan lebih dan berbeda. Untuk itulah tujuan utama gamifikasi di JDV: agar para member semakin giat dan aktif berpartisipasi.

Bagaimana Cara Mengikutinya?

Gampang! Daftarkan saja nama anda/startup anda bila ingin ikut. Karena yang dihitung perannya adalah yang terdaftar sebagai partisipan gamifikasi dengan memiliki kartu gamifikasi JDV yang harus selalu diisi tiap melakukan aktivitas. Kartu ini didapatkan gratis di bagian front office dan disimpan/diakses setiap kali memintanya ke staff FO.

Setiap aktivitas tertentu akan mendapatkan poin yang dikumpulkan secara akumulatif dan bisa digantikan dengan berbagai fasilitas di JDV. Poin ini bisa ditukarkan tiap kali member membutuhkan layanan yang diinginkan, jadi tidak harus menunggu akhir bulan atau durasi tertentu.

Contoh Fasilitas Yang Bisa Didapatkan dengan Gamifikasi di JDV?

Beberapa fasilitas antara lain:

  • Fasilitas menggunakan alamat resmi JDV dan tersendiri (PO Box). Mempermudah penerimaan barang/dokumen anda.
  • Penggunaan ruang meeting lebih dari member biasa ( normalnya: 2 x 2 jam untuk tiap member per bulan, dengan poin tambahan bisa ditambah lebih lama atau lebih dari 2 x meeting/bulan).
  • Penggunaan ruang private untuk kebutuhan rapat internal atau bekerja terpisah. Dengan poin bisa digantikan dengan durasi tiap pemakaian 3 jam.
  • Bandtiwth ekstra diatas kecepatan normal member biasa. Sejumlah poin bisa digunakan untuk mendapatkan fasilitas ini yang bisa dimanfaatkan dengan durasi 3o hari.
  • Akses ke fasilitas printer, scan, penggunaan proyektor, dll.

Tentunya ada fasilitas lain yang akan ditambahkan sejalan dengan waktu dan perkembangan JDV.

Semoga berita tentang implementasi gamifikasi ini bisa membawa pengaruh dan perubahan yang baik…

Salam hangat dari kami,

Tim Manajemen JDV

FINTECHTALK: From Product to Market

FINTECHTALK: From Product to Market

17361843_1492466347444007_5474589447299681950_n

Pada 18 Maret 2017 lalu, Jogja Digital Valley mengadakan acara “Fintechtalk: From Product to Market”. Acara ini dihadiri oleh tujuh start-up dan satu korporasi yang berbagi mengenai dunia finansial teknologi.

Diawali oleh Budi Hanoto, dari Bank Indonesia, beliau berbagi mengenai kondisi ekonomi Indonesia dan peran industri teknologi finansial terhadap perekonomian Indonesia. Teknologi ini begitu cepat, dan Bank Indonesia mencoba memfasilitasi para pelaku di industri tersebut. Kecepatan teknologi ini, juga dibahas oleh Saga Iqranegara selaku ketua ADITIF, dimana sekarang sudah tidak banyak orang menggunakan uang kertas (khususnya anak muda), mereka lebih memilih bertransaksi via gadget, misalnya saja penggunaan QR dan EDC Tap meski pembeliannya offline.

Perilaku masyarakat pada saat ini, juga ditangkap oleh Akbar Faisal, selaku Co-Founder SatuLoket. Berdasarkan transaksi di ecommerce-nya, mencatat bahwa sebenarnya, untuk pembelian jumlah kecil (dibawah Rp200.000) masyarakat mulai percaya dan cenderung sering, khususnya untuk transaksi monthly expenses (seperti pembelian pulsa, paket internet dan voucher PLN). Kini masyarakat mulai tidak takut lagi untuk membeli secara online.

Dari segi korporasi dan perbankan, Agus Susanto selaku Region Manager Bank Permata area Jateng DIY mengemukakan bahwa perbankan juga harus terus berinovasi agar dapat terus bersaing. Untuk di industri perbankan sendiri, segala sesuatunya diatur oleh bank Indonesia dan jika salah-salah mengeluarkan inovasi, akan berdampak pada perekonomian nasional.

Kerumitan ini juga ditangkap oleh Tjiputra Yapeter (Founder ColekBayar) dan Reza Rudyanto (VP Engineering DIMOPAY). Menurut Tjiputra, untuk mengembangkan Fintech, tidak hanya dipikirkan teknologinya, namun juga market dan community. Di sisi teknologi, membangun FINTECH tidak semudah website lainnya. Reza Rudyanto mengemukakan bahwa bermain di FINTECH harus punya arsitektur teknologi yang bagus, secure, dan trust, yang ini pada umumnya tidak bisa secara mudah di-outsource-kan kepada pihak ketiga.

Inovasi finansial teknologi dan peluangnya, ditangkap oleh beberapa start-up seperti ANGON, Virtupeer, SharQ. JIka ANGON bermain pada investasi secara crowdfunding, Virtupeer bermain di cryptocurrency, dan SharQ bermain di cicilan secara syariah.

 

 

JOGJA GEEK FAIR Kembali Digelar di Tahun 2017 ini

JOGJA GEEK FAIR Kembali Digelar di Tahun 2017 ini

10857909_10205486753471968_4609997187222035426_n

Di tahun 2017 ini, akan kembali digelar geek-tech meet-up melalui ajang Jogja Geek Fair 2017. Acara ini akan diadakan di Hartono Mall Hall, Lantai 3, Ringroad Utara, Yogyakarta.

Menurut Project Manager dari event ini, Akbar Faisal, konsep acaranya akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana pada beberapa tahun lalu hanya fokus untuk hiring. “Memang sebelumnya lebih pada Jogja Geek (Job) Fair, dan sekarang nggak cuma Jobfair, namun juga untuk start-up lokal bisa showcase juga di acara tersebut.

Nantinya akan ada sekitar 40 perusahaan digital dan start-up untuk hiring dan showcase-ing. Selain itu, ada juga talkshow yang akan dihadiri oleh beberapa perusahaan digital ternama di Indonesia. Jogja Digital Valley, sebagai community partner juga turut memeriahkan acara tersebut, bersama beberapa komunitas lainnya seperti ADITIF, GAMELAN, PAIJO, Kongkow Creative, dan SoloconValley.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi panitia via official website mereka di jogjageekfair.com

Open Registration: Indigo Creative Nation Incubator and Accelerator Program

Open Registration: Indigo Creative Nation Incubator and Accelerator Program

Print

Kabar gembira untuk startup di Indonesia! Indigo kali ini telah membuka kembali pendaftaran untuk program Indigo. Pendaftaran dibuka mulai dari tanggal 15 Maret hingga 14 April 2017. 

Pada 2017 ini, ada 4 kategori yang dihadirkan bagi para startup, yaitu Mobile & Personal Ecosystem, Home Ecosystem, SME Ecosystem Smart City, dan Government & Public Service. 

Indigo akan memberi dukungan berupa berbagai fasilitas melalui program inkubasi selama 7 hingga 18 bulan. Fasilitas tersebut adalah workspace, mentoring, akses pasar melalui channel pemasaran Telkom Group hingga pendanaan sampai Rp. 2 Miliar untuk share saham mulai dari 6% hingga 25% per startup.

Selain itu, startup juga diberi kesempatan berupa fasilitas kerja di Jogja Digital Valley, Jakarta Digital Valley, dan Bandung Digital Valley.

Jadi tunggu apa lagi? Segera daftarkan startup kamu di http://bit.ly/indigo2017 sekarang!